Profil Hepi Andi Bastoni

Lahir dari keluarga sederhana di Baturaja, Sumatera Selatan, 5 Nopember 1975. Sejak kecil sering dijejali buku oleh kakeknya—almarhum. Sebagian besar dari buku-buku itu berkisah tentang para Nabi dan sejarah hidup para shahabat Rasulullah saw. Ia menyelesaikan pendidikannya di SD Negeri Sukamerindu, Baturaja (lulus 1988). Karena prestasinya, kala itu pihak sekolah memberikan penghargaan dengan membolehkannya menyelesaikan pendidikan SD hanya lima tahun, tanpa menduduki kelas IV.

Selanjutnya, pendidikannya diteruskan ke SMP Negeri Pengandonan, Baturaja sampai kelas II, dan kelas III-nya ia rampungkan di Madrasah Tsanawiyah Negeri I Kotabumi, Lampung. Pada 1991-1994, ia melanjutkan sekolah di MAPK (Madrasah Aliyah Program Khusus) Lampung dengan mendapatkan beasiswa penuh dari Departemen Agama. Selama tiga tahun, ia mendapatkan biaya sekolah gratis dan sarana belajar secara lengkap. Selanjutnya, pada 1994-1998, ia meneruskan pendidikan di LIPIA (Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab) dan Program Pascasarjana di Institut AL-AKIDAH Jakarta (2000-2002), Jurusan Pemikiran Politik Islam. Ia juga mengambil Program Pascasarjana di Universitas Ibnu Khaldun Bogor dengan Program Magister Pendidikan Islam.

Sebagai Wartawan dan Penulis
Hepi Andi mulai mengarang sejak kelas V SD. Yang dia tulis umumnya cerita anak seperti yang di Majalah Tomtom dan Bobo atau pengalaman pribadi. Saat itu karena ketiadaan mesin tik, beberapa karyanya hanya dia dan teman-teman sekolahnya yang menikmati. Selama duduk di kelas I dan II SMP, ia menjadi penggemar setia serial Trio Detektif karangan Alfred Hitchock dan Wiro Sableng karya Bastian Tito serta cerita para nabi dan shahabat.
Pada sebuah liburan perkuliahan (1997), ia sempat minjam mesin tik dari salah seorang bibinya. Dari mesin tik inilah lahir serial perdana Pendekar Keris Macan Api, Panji Geledek, cerita silat fiktif dengan latar belakang masuknya Islam ke NusantaraDari cerita yang terdiri dari 10 serial inilah penulis mampu membeli sebuah mesin tik pribadi. Mesin tik ini juga selanjutnya “melahirkan” komputer (tahun 1999).
Beberapa cerpennya sempat dimuat di Majalah SABILI dan Tabloid Fikri, seperti Gurat Kenangan di Banagung, Di Balik Surat Sahabat, Gondrong, Pembantu Gadungan dan beberapa karya fiksi lainnya.  Seberkas Cahaya di Victoria menjadi cerpen tamu di Kumpulan CerpenPerempuan di Negeri Beton.
Kedekatannya dengan tema sejarah semakin bertambah ketika di awal tahun 2000, ia dan kawan-kawan menggagas sebuah lembaga pendidikan, dan dirinya diamanahi untuk merancang sekaligus mengajar tema Sirah Nabawiyah. Ketika bergabung dengan Majalah IslamSabili pada pertengahan Tahun 2000,  ia pun langsung mengemban tugas menggawangi rubrik Ibroh (sebuah rubrik analisa sirah) dan rubrik Lentera (semacam biografi tokoh Muslim klasik). Amanah itu ia emban selama hampir tujuh tahun (2000-2007).
Dengan demikian, ia mengaku jadi akrab dengan buku-buku sirah dan sejarah para penguasa. Itulah yang merangsangnya melahirkan beberapa buku bertema sirah, antara lain: 101 Sahabat Nabi (Pustaka Al-Kautsar, September 2002), Belajar dari Perang Uhud (Pustaka al-Bustan, September 2003), 101 Wanita Teladan di Masa Rasulullah (Robbani Press, Maret 2004,Bukan Hanya Salah Fir’aun—kumpulan tulisan—(Qalammas, Desember 2004), Belajar dari Dua Umar (Qalammas Februari 2006), 101 Kisah Tabiin (Pustaka al-Kautsar, Mei 2006), Sejarah Para Khalifah (Pustaka al-Kautsar, Juni 2008), Wajah Politik Muawiyah bin Abu Sufyan (Pustaka al-Bustan, dalam proses cetak). Hingga kini sudah hampir 50 judul buku ia tulis. Sebanyak 13 judul terbit di Malaysia.
Semasa kuliah Hepi Andi sempat menjadi wartawan Majalah Anak Taman Melati (1998-2000) dan menimbah pengalaman di Majalah Islam Sabili (200-2007) dengan jabatan terakhir sebagai Redaktur Pelaksana. Setelah itu, bersama beberapa rekannya sesama insan pers Muslim, ia melahirkan Majalah al-Mujtama’ dan diamanahi sebagai Pemimpin Redaksi.
Pada April 2002, selama satu pekan, ia sempat meliput acara Muktamar Rabithah Alam al-Islami di Makkah, Arab Saudi, dan mewawancarai Yusuf Qaradhawi, Dr Ikrimah Said Sabri (Mufti Besar Masjidil Aqsha kala itu) dan beberapa tokoh Islam lainnya. Pada pertengahan 2005, ia diundang untuk mengisi acara yang dilaksanakan oleh para Buruh Migran Indonesia di Hong Kong. Selama hampir sepekan, ia sempat “memotret” geliat dakwah di negeri Jacky Chen itu.
Pada akhir Februari 2006, ia sempat ziarah ke Ghuang Zhou Cina dan menelusuri jejak Islam di kota itu. Beberapa masjid tua, termasuk makam yang diyakini milik keluarga Sahabat Nabi saw, Sa’ad bin Abi Waqqash sempat ia ziarahi.

Sebagai Trainer, Dosen dan Penceramah
Hepi Andi juga juga dikenal sebagai pembicara tetap pada beberapa kajian rutin khususnya di bidang spesialisasinya: Sirah Nabawiyah. Secara rutin, ia mengisi Kajian Rutin Sirah Nabawiyah di Radio MARS (Madinatur Rasul) Pusat Pengembangan Islam (PPIB) Bogor saban Rabu pagi, Kajian Sabtu Sore di Masjid al-Ghifari Bogor, Kajian Ahad Sore di Masjid At-Taqwa Pakojan Empang Bogor, Kajian Sirah Nabawiyah di Masjid Mahabbatur Rasul Vila Bogor Indah Bogor, dan beberapa tempat lainnya. Di Jakarta, ia menjadi pengisi tetap beberapa pengajian kantor, seperti Telkomsel Gatot Subroto, Nestle Simatupang, PT Jasamarga dan lainnya.
Selain aktif mengisi seminar dan kajian ke-Islam di beberapa tempat, ia juga menjadi dosen beberapa perguruan tinggi. Antara lain: sebagai dosen Mata Kuliah Jurnalistik Islam pada Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia (STAI Indo) di Jakarta, dosen Mata Kuliah Sirah Nabawiyah di Ma’ha al-Khalifah Jakarta Islamic School, dan dosen Mata Kuliah Agama Islam di Akademi Kimia Analis Bogor.



Sebagai Pengusaha dan Pekerja Sosial
Dari rumahnya yang asri di Bogor Jawa Barat, dosen di beberapa perguruan tinggi ini sedang merintis bisnis. Selain membesarkan Penerbit dan Distributor Bustan Group, ia juga membidik bisnis herbal (makanan dan obat-obatan alami) bersama istri tercintanya. Ia juga sebagai Direktur Utama PT Indana Multi Kreasi, sebuah perusahaan yang menangani penerbitan buku-buku dokumentasi lembaga pemerintah dan swasta, juga sebagai Direktur Utama CV Jaya Inti Persada, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan jasa cleaning service di beberapa perkantoran. Penulis juga merupakan pendiri sekaligus Direktur PT Personal Assistant, sebuah lembaga konsultan yang berkantor di Jakarta.
Pendiri For Us (Forum untuk Semua) sebuah Event Organizer, Pengembangan SDM dan Media ini juga tercatat sebagai Humas Ikatan Dai Indonesia (IKADI ) Kota Bogor. Kini ia sedang menyiapkan sebuah ma’had. Di antara program yang digagas adalah memaksimalkan masjid sebagai tempat ‘kuliah’ bagi para santrinya. Ia menamakan gagasannya dengan Ma’had 1000 Kampus di bawah naungan Yayasan Az-Zumar yang ia pimpin. Ia juga menjadi pendiri Yayasan Ibnu Hisyam Bogor, sebuah lembaga yang bergerak di bidang pelatihan dan kajian.


Karya tulis
a. Karya terjemahan dari Bahasa Arab:
q  Jalan Menuju Kebenaran, (128 hlm, Pustaka Azzam)
q  Mengungkap Kebenaran dan Kebatilan, (227 hlm, Pustaka Azzam)
q  Wasiat Nabi kepada Ibnu Abbas,( Pustaka Azzam 2001)
q  Tahun Pertama Pernikahan, (Pustaka Azzam 2001)
q  Kemudahan dalam Islam, (Pustaka Azzam, 2001) 
q  Kisi-kisi Tarbiyah dalam Sirah Nabawiyah (2010) 

b. Karya editing:
1.     Ini Jalanku: Pilar-pilar Berjamaah bagi Aktivis Dakwah (Quantumedia Publishing, Agustus 2005).
2.     40 Hari Mencari Cinta (Ar-Rahmah, Oktober 2005)
3.     Ibadah Haji dalam Sorotan (Ar-Rahmah, Desember 2005)
4.     Angan-angan Menurut al-Qur’an dan Sunnah (Darus Sunnah, September 2005).
5.     Fiqih al-Qur’an Ustadz Ahzami Sami’un Jazuli (Darus Sunnah Oktober 2005).
6.     Menguak Rahasia Sepertiga Malam (Hanif Press, September 2005)
7.     Mendobrak Rintangan Menuju Pelaminan (Hanif Press, Februari 2006).
8.     Belajar Mudah Ilmu Waris (Hanif Press, Mei 2006)
9.     Perempuan di Negeri Beton (Haniya Press, Mei 2006)
10.   Hiburan bagi yang Ditimpa Musibah (Hanif Press, 2006)
11.   Syarah Surah Yasin (Pustaka al-Bustan, 2006).
12.   Anda Bertanya Sabili Menjawab (Qalammas, 2006). 
13.   Menyemai Dakwah di Utara Sumatera (Pustaka al-Bustan, Maret 2006)
14.   Bunga Rampai Pemikiran Perempuan PKS (Bidang Kewanitaan DPP PKS, Mei 2010)
15.   Saham Umat Islam dalam Peradaban Dunia (Pustaka al-Kautsar, Januari 2011)
16.   Mutiara Hadits Bukhari Muslim (Pustaka al-Kautsar, Januari 2011)

c. Karya sendiri:
1.     101 Sahabat Nabi Jilid I (Pustaka Al-Kautsar, September 2002)
2.     Rahasia Lembah Larangan, Kumpulan Cerita Anak (Syaamil, Januari 2003).
3.     Belajar dari Perang Uhud (Pustaka al-Bustan, September 2003)
4.     101 Wanita Teladan di Masa Rasulullah (Robbani Press, Maret 2004).
5.     Ramadhan Bersama Rasulullah (Pustaka al-Bustan, September 2004).
6.     Bukan Hanya Salah Fir’aun—kumpulan tulisan—(Qalammas, Desember 2004)
7.     Putri Kenangan, Novel Remaja Islam (Beranda Mizan, Juli 2005).
8.     Penjaga Nurani Dewan (Pustaka al-Bustan, Februari 2006)
9.     Dai Parlemen (Pustaka al-Bustan, April 2007)
10.   Belajar dari Dua Umar (Qalammas, Cet 1,  Februari 2006)
11.   Belajar dari Dua Umar Versi Malaysia: exclusive comment by Tuan Guru Dato' Nik Abdul Aziz Nik (Anbakri Publika, Juli 2008)
12.   101 Kisah Tabiin (Pustaka al-Kautsar, Mei 2006)
13.   Serambi Makkah: Dihempas Tsunami Diterjang Kristenisasi (Qalammas, Cet 1, November 2006)
14.   Ngefans Sama Sahabat Nabi Jilid 1 (Pustaka al-Bustan, Cet 1, Januari 2007)
15.   Ngefans Sama Sahabat Nabi Jilid 2 (Pustaka al-Bustan, Cet 1, November 2007)
16.   Biografi Achmad Ru’yat: Bersama Membangun Kota Bogor (Pustaka al-Bustan, Cet 1 Oktober 2008)
17.   Sejarah Para Khalifah (Pustaka al-Kautsar, Cet 2 Agustus 2008)
18.   M Natsir sang Maestro Dakwah (Mujtama Press, Cet 1, Desember 2008)
19.   Mengoreksi Jihad Global Imam Samudera (Hamasa Press, Cet 1, Januari 2009).
20.   8 Kiat Hidup Sehat (Pustaka al-Bustan, April 2009)
21.   8 Resep Masakan Khas Bogor (Pustaka al-Bustan, April 2009)
22.   Belajar dari Perang Badar (Anbakri Publika Malaysia, Januari 2010)
23.   Belajar dari Perang Uhud (Anbakri Publika Malaysia, Januari 2010)
24.   Belajar dari Perang Khandaq (Anbakri Publika Malaysia, Maret 2010)
25.   Dua Sisi Umar (Rijal Media, Malaysia, Mei 2010)
26.   Belajar dari Perjanjian Hudaibiyah (Rijal Media, Agustus, 2010)
27.   Belajar dari Perang Khaibar (Rijal Media, September 2010)
28.   Biografi Dr Yusuf Syahrial, SE (Aktivis Mahasiswa Menjadi Pengusaha), (Lentera Ilmu, Juli 2010).
29.   Begitu Romantis Rasulullah (Rijal Media, Malaysia,November 2010)
30.   Rasulullah pun Begitu Romantis (Hanif, Januari 2011)
31.   Wajah Politik Muawiyah bin Abi Sufyan (Alam Raya, Malaysia 2011)
32.   100 Tokoh dalam Dakapan Rasulullah (Bahasa Melayu, Rijal Media, Malaysia)
33.   Buku Pintar Suami Istri Mempesona (Belanoor, Agustus 2011)
34.   Wanita pun Boleh Berbisnes (Kemilau Publika, Desember 2011)
35.   30 Hari Bersama Abu Bakar ash-Shiddiq (Kemilau Publika, Januari 2012)
36.   Entrepreneurship for Woman (Lentera Ilmu, dalam proses)
37.   Beginilah Rasulullah Berbisnis (Pustaka al-Bustan, Juni 2012).
38.   Wanita Kenapa Takut Berbisnis (Pustaka al-Bustan, Juni 2012)
39.   Membedah Fatwa Yusuf al-Qaradhawi (Dalam Proses terbit langsung dua bahasa: Malaysia dan Indonesia)
40.   Amr bin Ash: Ahli Diplomasi Rasulullah saw (Kemilau Publika, Dalam proses)
41.   Dr Mursi Presiden yang Hafal Qur’an (Pustaka al-Bustan, Juli 2012)
42.   101 Sahabat Nabi Jilid II (Pustaka Al-Kautsar, Juni 2012)
43.   30 Hari Bersama Umar bin Khaththab (Kemilau Publika, Agustus 2012)
44.   Rohingya, Derita Panjang Muslim Myanmar (dalam proses)
45.   Wajah Politik Muawiyah bin Abu Sufyan (Pustaka al-Bustan, Oktober 2012)
46.   Panduan Berqurban (Pustaka al-Bustan, Oktober 2012)
47.   Indahnya Menikah Full Barakah (Pustaka al-Bustan, November 2012)
48.   Di Balik Fatwa Kontroversial Yusuf al-Qaradhawi (Pustaka al-Bustan, Januari 2013)


Untuk mengundang ceramah, seminar atau training bersama Hepi Andi Bastoni, silakan SMS ke 0817-0-1945-60, PIN: 25A35F81











1 komentar: