Kamis, 22 Agustus 2013

Membedah Syi’ah


Oleh:  Farid Ahmad Ukbah

Mengkaji suatu aliran atau sekte diperlukan keluasan wawasan. Apalagi seperti aliran Syi’ah yang mempunyai sejarah panjang dan referensi cukup banyak. Setuju atau tidak, jika membahas Syi’ah akan tampak perbedaan bahkan permusuhan terhadap Ahlus Sunnah yang dianggap antitesa Syi’ah. Berbagai pihak berusaha mengkompromikan antara dua aliran besar ini dengan istilah Taqrib dan Forum Ukhuwah. Tapi kebanyakannya gagal, karena dianggap tidak fair. Sebab yang terjadi adalah Syiahnisasi Ahlus Sunnah. Perlu diketahui, dalam masalah ini bila disebutkan Syi’ah yang dimaksud adalah Syi’ah Imamiyah Itsna Asyariyah, Ja’fariyah yang dipegangi  oleh Iran.
Syi’ah dari segi bahasa berarti pengikut, kelompok atau golongan. Secara terminologi berarti satu aliran dalam Islam yang meyakini Ali bin Abi Thalib dan keturunannya adalah imam-imam atau para pemimpin agama dan umat setelah Nabi Muhammad saw. (Ensiklopedi Islam, PT. Ikhtiar Baru Van Hoekl, Jakarta, Th 1997, Cet. 4, Juz 5 ).

Senin, 19 Agustus 2013

Dr. Mursi Presiden yang Hafal Quran


Judul                : Dr. Mursi Presiden yang Hafal Quran
Penulis             : Hepi Andi Bastoni dkk
Penerbit          : Pustaka al-Bustan
Cetakan           : Pertama, Juli 2012
Halaman         : 216 halaman
Ukuran            : 13 x 17 cm
ISBN                 : 978-979-1324-05-2
dakwatuna.com – Revolusi Mesir awal tahun lalu telah mengantar seorang anak petani menjadi presiden. Ia memang belum lama terpilih sebagai presiden.
Namun, seabrek pelajaran berharga sudah bertaburan darinya. Pidato yang ia sampaikan sarat dengan petuah yang patut diteladani oleh pengelola republik ini.
arusnya seorang pemimpin bersikap. Ia menempatkan diri bukan sebagai penguasa, melainkan pelayan. Ia menempatkan toleransi di atas segala-galanya. Ia mengubur dalam-dalam perbedaan.
Mursi tak hanya dikenal sebagai akademisi yang merampungkan program doktoralnya di University of Southern California. Ia juga sosok sederhana yang religius. Ia menjadi presiden pertama yang hafal Al-Qur’an 30 juz. Tak hanya dirinya, istri dan lima anaknya juga hafal 30 juz Al-Qur’an.
Buku ini terdiri dari empat bab. Bab I bertutur tentang biografi Dr Mursi. Dimulai dari masa kecil hingga dirinya terpilih sebagai presiden. Untuk melengkapi kisah hidupnya, penulis mengutip beberapa ungkapan dari orang-orang dekatnya, termasuk istri, anak dan sepupu sang Presiden.

Senin, 12 Agustus 2013

Wisuda Alumni Ramadhan

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari rangkai ibadah di hari Fitri. Di hari ini, 
alumni universitas Ramadhan diwisuda. Apa yang harus disiapkan?
 
               Hari ini para alumni Ramadhan diwisuda. Hari ini mereka berbondong-bondong meninggalkan peraduan menuju tanah lapang. Gema takbir bersahut-sahutan. Pakaian terindah pun dikenakan. 
               Hari Fitri itu tiba. Ia harus tetap fitri, tak boleh ada yang mencemari kesuciannya. Rasulullah saw dan para sahabatnya, mengajarkan tradisi mengisi hari suci ini dengan rangkaian ibadah sunnah. Tak boleh ada tradisi baru. Idul Fitri miliki umat Islam. Hari penuh ceria setelah sebulan penuh kita merajut takwa dengan puasa.
               Di antara sunnah sebelum melaksanakan shalat Idul Fitri adalah mandi sebagaimana ketika akan melakukan shalat Jum’at. Hal ini didasarkan pada penjelasan Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam Zaadul Maad-nya (I/442), bahwa Rasulullah saw mandi untuk dua hari raya. Ia menyebutkan, hadits tentang hal ini shahih.

Rabu, 31 Juli 2013

Sucikan Jiwa dengan Zakat Fitrah

Jika puasa mendidik kita untuk merasakan penderitaan si miskin, maka dengan mengeluarkan zakat fitrah, kita turut meringankan derita mereka.



Di antara hal yang melengkapi kesempurnaan ibadah Ramadhan adalah zakat fitrah. Zakat ini wajib bagi setiap Muslim, baik dirinya, keluarga dan orang lain yang menjadi tanggungannya. Diriwayatkan dari Ibnu Umar, Rasulullah mewajibkan zakat fithrah dari bulan Ramadhan satu sha' dari kurma, atau satu sha' dari gandum atas seorang hamba, seorang merdeka, laki-laki, wanita, anak kecil dan orang dewasa dari kaum Muslilmin (HR Bukhari Muslim).
Dalam hadits hasan yang diriwayatkan Daruquthni, disebutkan Rasulullah saw memerintahkan untuk mengeluarkan zakat fithrah untuk anak kecil, orang dewasa, merdeka dan hamba sahaya dari orang yang kamu sediakan makanan mereka (tanggunganmu).

Senin, 29 Juli 2013

Saatnya Merebut Kekuasaan

Sistem demokrasi jelas tak ada dalam Islam.

Tapi sejumlah fakta kekinian mengharuskan kita untuk ikut pemilu.

Umat Islam tak boleh mengabaikan fikih realitas

 

Heri (bukan nama sebenarnya) benar-benar kecewa. Dakwah di perusahaan tempatnya bekerja yang sudah dirintis sejak dua tahun silam, kandas begitu saja. Pengajian rutin setiap Sabtu sore yang ia adakan bersama teman-temannya, terpaksa dihentikan. Pasalnya, pihak perusahaan yang memang didominasi non-Muslim mengeluarkan surat larangan.

Heri benar-benar kecewa karena penyebab keluarnya surat larangan itu lantaran kecerobohan saudara seimannya sendiri. Prapto (bukan nama sebenarnya), teman sejawatnya yang juga ingin ikut berlomba menanam kebaikan. Melihat kesuksesan dakwah Heri, Prapto berinisiatif menggelar “pengajian tandingan”. Semula Heri tak ambil pusing. Toh, semuanya demi kebaikan. Meski beda “harakah” tapi tujuan dakwah Heri dan Prapto sama: ingin menerapkan syariat Islam di tempat mereka bekerja.

Jumat, 26 Juli 2013

Keutamaan 10 Akhir Ramadhan dan Lailatul Qadar

Keutamaannya sangat besar, karena malam ini menyaksikan turunnya al-Qur’an yang membimbing orang-orang yang berpegang dengannya ke jalan kemuliaan dan mengangkatnya ke derajat yang mulia dan abadi. Ummat Islam yang mengikuti sunnah Rasulnya tidak memasang tanda-tanda tertentu dan tidak pula menancapkan anak-anak panah untuk memperingati malam ini (malam Lailatul Qodar/Nuzul Qur’an, red), akan tetapi mereka bangun di malam harinya dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah.

1. Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Cukuplah untuk mengetahui tingginya kedudukan Lailatul Qadar dengan mengetahui bahwasanya malam itu lebih baik dari seribu bulan, Allah berfirman: [1] Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam kemuliaan. [2] Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? [3] Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. [4] Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. [5] Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. [QS Al Qadar: 1 - 5]

Senin, 22 Juli 2013

Membaca al-Qur’an Berjuta Pahala

Abdullah bin Amr bin Ash menghadap Rasulullah saw. “Wahai Rasulullah, berapa lama seharusnya saya mengkhatamkan al-Qur’an?” tanya Abdullah bin Amr.
“Bacalah hingga khatam dalam sebulan,” jawab Rasulullah saw.
“Saya sanggup mengkhatamkannya lebih cepat dari itu!” ujar Abdullah bin Amr.
“Bacalah hingga khatam dalam dua puluh hari,” jawab Rasulullah saw.
“Saya bisa lebih cepat dari itu!”
“Khatamkan dalam lima belas hari.”
“Saya masih kuat untuk lebih cepat dari itu!”
“Khatamkanlah dalam sepuluh hari!”
“Saya masih kuat lebih cepat dari itu!”
“Khatamkanlah dalam lima hari!”
“Saya masih kuat lebih cepat dari itu!” jawab Abdullah bin Amr.
Namun setelah itu, Rasulullah saw tidak lagi memberikan “dispensasi”.
Abdullah bin Amr bin Ash merupakan salah seorang sahabat Rasulullah saw yang begitu peduli pada al-Qur’an. Ia tidak sendirian. Para sahabat Nabi lainnya juga mempunyai kepedulian yang sama.